Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan. Republik Indonesia. Nomor 81a Tahun 2013. Tentang. Implementasi Kurikulum



Tulisan Diatas Hanya Gambar, untuk Lebih Lengkapnya, silahkan didownload dengan meng-Klik Link berikut

Link Download

0 comments:

Kurikulum 2013 : RPP Kurikulum 2013 Telaah Kurikulum Bahan Ajar SMK Pertemuan 11

Judul Tugas                 : Kurikulum 2013  : RPP Kurikulum 2013”


a.      Pengertian Kurikulum 2013
Adalah kurikulum yang menekankan pada dimensi pedagogik modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah.  Pendekatan ilmiah (scientific appoach) dalam pembelajaran sebagaimana dimaksud  meliputi mengamati, menanya, menalar, mencoba, membentuk jejaring.Selain itu, Kurikulum  2013  bertujuan  untuk  mempersiapkan  manusia  Indonesia agar  memiliki  kemampuan  hidup  sebagai  pribadi  dan  warga  negara yang  beriman,  produktif,  kreatif,  inovatif,  dan  afektif  serta  mampu berkontribusi  pada  kehidupan  bermasyarakat,  berbangsa,  bernegara, dan peradaban dunia.
b.      Pengembangan RPP
RPP merupakan rencana kerja yang menggambarkan prosedur, pengorganisasian, kegiatan pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang telah ditetapkan yang telah dijabarkan dalam silabus. Lingkup RPP paling banyak mencakup satu kompetensi dasar yang terdiri atas satu) indikator atau beberapa indikator untuk satu kali pertemuan atau lebih.
c.       Langkah-langkah Penyusunan RPP kurikulum 2013
Seorang guru harus memperhatikan langkah-langkah penyusunan RPP. Dalam  RPP Kurikulum 2013 dibagi menjadi tiga langkah besar, kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Sebelum menyusun RPP, ada beberapa hal yang harus diketahui :
RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi dasar.
Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis.
RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih.Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.

 Komponen RPP Kurikulum 2013:
a)      Identitas Mata Pelajaran
b)      Kompetensi Dasar
c)      Indikator Pencapaian Kompetensi
d)     Tujuan pembelajaran
e)      Materi ajar
f)       Alokasi waktu
g)      Metode pembelajaran
h)      Kegiatan pembelajaran
i)        Penilaian hasil belajar
j)        Sumber belajar
Menyusun Kegiatan Pembelajaran Kurikulum 2013
a.      Kegiatan Pendahuluan
                                          i.      Motivasi
Guru memberikan gambaran manfaat mempelajari materi yang akan diajarkan
                                        ii.      Pemberian acuan
Berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari Ajuan dapat berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar

                                        iii.     Pembagian kelompok belajar
Penjelasan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesua dengan rencana langkah-langkah pembelajaran
b.   Kegiatan Inti
a)        Proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi inti dan kompetensi dasar
b)        Dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik
c)        Menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran dengan proses eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi dilaksanakan melalui aktifitas mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji dan mencipta.
c.       Kegiatan Penutup
a)      Kegiatan guru mengarahkan peserta didik untuk membuat rangkuman/ kesimpulan
b)      Pemberian tes atau tugas dan memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, dapat berupa kegiatan diluar kelas, dirumah atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan
c)      Pada kurikulum 2013 ini, terdapat beberapa unsur perangkat-perangkat pembelajaran telah dipersiapkan oleh Kemendikbud, seperti silabus, Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar sedangkan penyusunan RPP masih menjadi kewajiban guru. Penerapan Kurikulum 2013 dilaksanakan secara bertahap hingga tahun 2015.

DAFTAR PUSTAKA


3)      m-edukasi.web.id/2013/07/Flangkah-penyusunan-rpp-kurikulum-2013.html

0 comments:

Struktur Kurikulum Smk : Tata Urutan Materi, Kedalaman, Kecakupan Materi, Pembagian Alokasi Waktu, Dan Pengulangan Serta Tata Cara Penyelesaian Kesulitan Pemahaman Materi.Telaah Kuriulum Bahan Ajar SMK Pertemuan 8

a.      Pengertian Struktur Kurikulum
Adalah uraian  tentang  ciri  khas  kompetensi  utama  lulusan  sebagai  pembedaantara jurusan/program studi/bagian, yang dilihat dari gatra: (1) nilai pembentuk  kehidupan  yang  berkebudayaan,  (2)  keterkaitan komplementer-sinergis di antara kompetensi utama.

b.      Pembagian Kelompok Mata Pelajaran
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional  Pendidikan pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khusus pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:
a.       kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
b.      kelompok mata pelajaran kewarganegaraan   dan kepribadian;
c.       kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
d.       kelompok mata pelajaran estetika;
e.       kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.

c.       Struktur Kurikulum Pendidikan Kejuruan SMK/MAK
Struktur kurikulum pendidikan kejuruan dalam hal ini Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut. Kurikulum SMK/MAK berisi mata pelajaran wajib, mata pelajaran Kejuruan, Muatan Lokal, dan Pengembangan Diri .

Mata pelajaran wajib terdiri atas Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa, Matematika, IPA, IPS, Seni dan Budaya, Pendidikan Jasmani dan Olahraga, dan Keterampilan/Kejuruan. Mata pelajaran ini bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya dalam spektrum manusia kerja.

d.      Pembagian Alokasi Waktu
Dalam Struktur Kurikulum SMK/MAK meliputi substansi Pembelajaran yang dapat ditempuh dalam satu jenjang Pendidikan selama atau dalam 3 tahun sampai dengan kelas XII atau XIII.Struktur Kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi Lulusan dan standar kompetensi mata Pelajaran.untuk rincian Perhitungan Pembagian Alokasi Waktu/Jam mata Pelajaran Adalah sebagai Berikut :

1 Semester -> 16 Minggu x (2) Jam Pertemuan  =      32 Jam Pembelajaran (1)
                                                                  32 Jam Pembelajaran (2)
                                                                  32 Jam Pembelajaran (3)
                                                                  92 Jam Pembelajaran
                                                                    2 -> (Selama 2 Semester)
192m Pembelajaran     
e.       Pengulangan materi dan Penuntasan masalah dalam pemahaman materi
Dalam KTSP, terdapat berbagai upaya yang dapat dilakukan sebagai tindak lanjut pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Hal tersebut antara lain mencakup peningkatan aktivitas dan kreatifitas pembelajaran serta tata cara bagimana mengatasi kesulitan para siswa terutama dalam menguasai suatu materi pembelajaran.
 Dalam proses belajar, semakin sering materi pelajaran diulangi maka semakin ingat dan melekat pelajaran itu dalam diri seseorang. Mengulang besar pengaruhnya dalam belajar, karena dengan adanya pengulangan "bahan yang belum begitu dikuasai serta mudah terlupakan" akan tetap tertanam dalam otak seseorang. Mengulang dapat secara langsung sesudah membaca, tetapi juga bahkan lebih penting adalah mempelajari kembali bahan pelajaran yang sudah dipelajari misalnya dengan membuat ringkasan.

DAFTAR PUSTAKA

Rusman, 2002. Manajemen Kurikulum. Bandung :Erlangga
Mulyasa, E.2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.Bandung:

Remaja Rosdakarya

0 comments:

Struktur kurikulum mata pelajaran SMK : Pembagian Alokasi waktu, pengatasan kesulitan siswa dalam pemahaman dan pengulangan materi .Telaah kurikulum Bahan Ajar SMK Pertemuan 7

a.      Pengertian Struktur Kurikulum
Adalah uraian  tent
ang  ciri  khas  kompetensi  utama  lulusan  sebagai  pembedaantara jurusan/program studi/bagian, yang dilihat dari gatra: (1) nilai pembentuk  kehidupan  yang  berkebudayaan,  (2)  keterkaitan komplementer-sinergis di antara kompetensi utama.

b.      Pembagian Alokasi Waktu
Dalam Struktur Kurikulum SMK/MAK meliputi substansi Pembelajaran yang dapat ditempuh dalam satu jenjang Pendidikan selama atau dalam 3 tahun sampai dengan kelas XII atau XIII.Struktur Kurikulum disusun berdasarkan standar kompetensi Lulusan dan standar kompetensi mata Pelajaran

Berikut contoh Tabel tentang Pembagian Alokasi Waktu dari struktur kurikulum SMK/MAK :
KOMPONEN
Alokasi Waktu
Kelas X, XI, dan XII
Jam Pelajaran Perminggu
Durasi/Waktu Jam
A.MATA PELAJARAN
1.Pendidikan Agama
2
192
2.Pendidikan Kewarganegaraan
2
192
3.Bahasa Indonesia
2
192
4.Bahasa Inggris
4
440
5.Matematika
4
440
6.Ilmu Pengetahuan Alam
2
192
7.Ilmu Pengetahuan Sosial
2
192
8.Seni Budaya
2
192
9.Pendidikan Jasmani, dan kesehatan
2
192
10.Kejuruan
10.1 Keterampilan Komputer, dan Pengelolaan Informasi
2
202
10.2 Kewirausahaan
2
192
10.3 Dasar Kompetensi Kejuruan
2
140
10.4 Kompetensi Kejuruan
6
1000
B.MUATAN LOKAL
2
192
C.PENGEMBANGAN DIRI
2
JUMLAH
36
3950
Keterangan :
a)      Alokasi  Waktu Pelajaran Perminggu adalahjumlah jam minimal bagi setiap Program keahlian
b)      Durasi waktu adalah jumlah jam minimal yang digunakanoleh setiap Program Keahlian.Program Keahlian yang memerlukan waktu Lebih, di intregasikan ke dalam kelompok dasar komptensi kejuruan, diluar jam yang dicantumkan Pada Dasar Kompetensi kejuruan
c)      Terdiri dari berbagai mata Pelajaran yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan setiap program keahlian.
d)     Jumlah Jam kompetensi kejuruan Pada Dasarnya sesuai dengan kebutuhan standar kompetensi kerja tetapi tidak boleh kurang dari 1000 Jam
e)      Ekuivalen 2 jam Pembelajaran
f)       Beban Belajar dirumuskan Pada bentuk satuan waktu yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti program pelajaran melalui sistem tatap muka, Pengusan terstruktur, dan kegiatan mandiri tidak terstruktur, semua itu dimaksudkan untuk mencapai standar kompetensi Lulusan dengan memperhatikan tingkat Perkembangan Peserta didik.
g)      Kegiatan tatap muka adalah kegiatan Pembelajaran yang berupa Proses interaksi antara Peserta didik dengan guru.Contoh Beban Belajar kegiatan tatap muka Perjam pembelajaran Pada masing-masing satuan Pendidikan ditetapkan Sebagai Berikut.
SATUAN PENDIDIKAN
KELAS
Satu Jam Pem.Tatap Muka (menit)
Jumlah jam Pemb. Perminggu
Minggu Efektif Pertahun ajaran
Waktu Pembelajaran Per tahun
Jumlah Jam Pertahun (@60 menit)
SD/MI/SDLB
I s.d III
35
29-32
34-38
986-1216 Jam Pembelajaran (34510-42560 menit)
575-709
IV s.d VI
35
34
34-38
1156-1292 jam pembelajaran (40460-45220 menit)
675-754
SMP/MTS/SMPLB
VII s.d IX
40
34
34-38
1156-1292 jam pembelajaran (46240-51680 menit)
771-861
SMA/MA/SMALB
X s.d XII
45
38-39
34-38
1292-1482 jam pembelajaran 58140-66690 menit
969-1111,5 1026
SMK/MAK
X s.d XII
45
36
38
1368 jam Pelajaran 61560 menit
(standar minimum)
Jumlah jam Pembelajaran tatap muka Perminggu:
Sedangkan untuk rincian Perhitungan Pembagian Alokasi Waktu/Jam mata Pelajaran Adalah sebagai Berikut :

1 Semester -> 16 Minggu x (2) Jam Pertemuan  =      32 Jam Pembelajaran (1)
                                                                  32 Jam Pembelajaran (2)
                                                                  32 Jam Pembelajaran (3)
                                                                  92 Jam Pembelajaran
                                                                    2 -> (Selama 2 Semester)
                                                               192 Jam Pembelajaran     
c)      Pengulangan materi dan Penuntasan masalah dalam pemahaman materi
Dalam KTSP, terdapat berbagai upaya yang dapat dilakukan sebagai tindak lanjut pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Hal tersebut antara lain mencakup peningkatan aktivitas dan kreatifitas pembelajaran serta tata cara bagimana mengatasi kesulitan para siswa terutama dalam menguasai suatu materi pembelajaran.
 Dalam proses belajar, semakin sering materi pelajaran diulangi maka semakin ingat dan melekat pelajaran itu dalam diri seseorang. Mengulang besar pengaruhnya dalam belajar, karena dengan adanya pengulangan "bahan yang belum begitu dikuasai serta mudah terlupakan" akan tetap tertanam dalam otak seseorang. Mengulang dapat secara langsung sesudah membaca, tetapi juga bahkan lebih penting adalah mempelajari kembali bahan pelajaran yang sudah dipelajari misalnya dengan membuat ringkasan.

DAFTAR PUSTAKA

Mulyasa, E.2007. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.Bandung:

Remaja Rosdakarya

0 comments: