unsur-unsur pokok KBK dan KTSP, tujuan KBK dan KTSP .Telaah Kurikulum Bahan Ajar SMK Pertemuan 4


1.             Unsur-unsur Pokok KBK, dan KTSP
a.      Unsur Pokok KBK
Kurikulum Berbasis Kompetensi Merupakan Suatu Desain Kurikulum Yang Dikembangkan Berdasarkan Seperangkat Kompetensi Tertentu. Mengacu Pada Pengertian Tersebut, Dan Juga Untak Merespons Terhadap Keberadaan PP No.25/2000, Maka Salah Satu Kegiatan Yang Perlu Dilakukan Oleh Pemerintah, Dalam Hal Ini Depdiknas Adalah Menyusun Standar Nasional Untuk Seluruh Mata Pelajaran, Yang Mencakup Komponen-Komponen; (1) Standar Kompetensi, (2) Kompetensi Dasar, (3) Materi Pokok, Dan (4) Indikator Pencapaian.
Sesuai Dengan Komponen-Komponen Tersebut Maka Format Kurikulum 2004 Yang Memuat Standar Kompetensi Nasional Matapelajaran Adalah Seperti Tampak Pada Standar Kompetensi Diartikan Sebagai Kebulatan Pengetahuan, Keterampilari, Sikap, Dan Tingkat Penguasaan Yang Diharapkan Dicapai Dalam Mempelajari Suatu Matapelajaran.
Cakupan Standar Kompetensi Standar Isi (Content Standard) Dan Standar Penampilan (Performance Standard). Kompetensi Dasar, Merupakan Jabaran Dari Standar Kompetensi, Adalah Pengetahuan, Keterampilan Dan Sikap Minimal Yang Harus Dikuasai Dan Dapat Diperagakan Oleh Siswa Pada Masing-Masing Standar Kompetensi. Materi Pokok Atau Materi Pembelajaran, Yaitu Pokok Suatu Bahan Kajian Yang Dapat Berupa Bidang Ajar, Isi, Proses, Keterampilam, Serta Konteks Keilmuan Suatu Mata Pelajaran. Sedangkan Indikator Pencapaian Dimaksudkan Adalah Kemampuan-Kemampuan Yang Lebih Spesifik Yang Dapat Dijadikan Sebagai Ukuran Untuk Menilai Ketuntasan Belajar
Suatu program pendidikan berbasis kompetensi harus mengandung tiga unsur pokok, yaitu:
1.      Pemilihan Kompetensi Yang Sesuai;
Struktur kompetensi dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi dalam suatu mata pelajaran memuat rincian kompetensi (kemampuan) dasar mata pelajaran itu dan sikap yang diharapkan dimiliki siswa.
2.      Spesifikasi Indikator-Indikator Evaluasi Untuk Menentukan Keberhasilan Pencapaian Kompetensi;
Setiap hasil belajar memiliki seperangkat indikator. Perumusan indikator adalah untuk menjawab pertanyaan, “Bagaimana kita mengetahui bahwa siswa telah mencapai hasil belajar yang diharapkan?”. Guru akan menggunakan indikator sebagai dasar untuk menilai apakah siswa telah mencapai hasil belajar seperti yang diharapkan. Indikator bukan berarti dirumuskan dengan rentang yang sempit, yaitu tidak dimaksudkan untuk membatasi berbagai aktivitas pembelajaran siswa, juga tidak dimaksudkan untuk menentukan bagaimana guru melakukan penilaian
3.      Pengembangan Sistem Pembelajaran
Mari kita lihat contohnya dalam mata pelajaran matematika, Kompetensi dasar matematika merupakan pernyataan minimal atau memadai tentang pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai-nilai yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak setelah siswa menyelesaikan suatu aspek atau subaspek mata pelajaran matematika. (Puskur, 2002b)

0 comments: