Jenis-Jenis Mahasiswa. Termasuk Manakah Kamu?

Kuliah di Yogyakarta »» Lapak MahasiswaStage

Jenis-Jenis Mahasiswa. Termasuk Manakah Kamu?

By Admin | Monday, July 29th, 2013n | in Lapak MahasiswaStage | 219 Views
Jika agan saat ini seorang mahasiswa, termasuk mahasiwa yang manakah kamu? Berikut jenis2 mahasiswa semoga bisa jadi rujukan :

1. Mahasiswa perfeksionis 
mahasiswa yg anti sama nilai B. sekali dpt B langsung guling2 ditanah dan galau 7 turunan.
2. Mahasiswa studyholic 
duduk paling depan, sehari2 ngurung diri dalam kamar buat belajar. motto hidupnya “tiada hari tanpa belajar”
3. Mahasiswa idiopatik 
ga jelas kehidupannya di kampus. kadang2 ada, kadang2 ga ada.
4. Mahasiswa poli-organisasi
aktif diberbagai organisasi kampus. motto hidupnya “banyak organisasi, banyak rezeki”
5. Mahasiswa pasrah 
dapat E? ah tenang, kan ga cuman aku doang yang ga lulus
6. Mahasiswa pecinta 
kerjaan sehari2nya pacaran tak peduli tempat, waktu, dan lokasi.
7. Mahasiswa cadaLOver 
saking terobsesinya sama cadaver, ampe kuliahnya hanya saat ada materi anatomi atau pratikum anatomi. (#kedokteranonly)
8. Mahasiswa SKS 
tipe paling banyak di tiap kampus. belajar sampai larut hanya ketika besoknya ujian.
10. Mahasiswa paket hemat 
datengnya pas praktikum,skill lab ma tutor doang
11. Mahasiswa galau 
tiap malam ngetweet galau sambil dengerin lagu2 adele
12. Mahasiswa setengah dewa 
Tiap hari kerjaan nya maen game dan OL, tapi selalu berhasil kalo ujian.
13. Mahasiswa gaul stadium 4
ke kampus pakai kaos oblong dan celana jeans
14. Mahasiswa inhibitor 
sukanya nanya2 ke dosen sehingga menghambat mahasiswa yg lain utk pulang
15. Mahasiswa kritis 
selalu nanya jadwal kuliah padahal modul dia punya, dan bertanya terus kapan dosen masuk
16. Mahasiswa OVJ
tiada hari tanpa membuat tertawa teman2nya
17. Mahasiswa petani 
datang paling pagi buat bookingin tempat duduk temen
18. Mahasiswa insert investigasi
niat dateng ke kampus buat nyari gosip2 ter-hot seangkatan
19. Mahasiswa asianlover
tiap hari ngebahas korea. suka teriak2 ga jelas tiap ngeliat foto/ video artis korea
20. Mahasiswa FreeAll
datang ke kmpus bawa laptop untuk dapat ngenet gratis dan download film gratis pake sinyal wifi kampus
21. Mahasiswa the ripper
pembunuh teman saat tutorial
22. Mahasiswa dreamer
kerjaannya tidur di kelas dari awal sampai habis
23. Mahasiswa KW 9 
beli buku yg bajakan semua.
24. Mahasiswa ekstrovert
suka gosipin kelakuan teman²nya & dosen
25. Mahasiswa pa bondan
dateng ke kampus cuma nongkrong di kantin sambil ngeborong kuliner
26. Mahasiswa introvert
punya bahan untuk belajar buat ujian dari dosen hanya disimpan buat sendiri, ogah bagiin ke teman²
27. Mahasiswa perpustakaan berjalan 
kemana2 bawa buku yg tebel2
28. Mahasiswa Journal Lover 
bawa jurnal kemana2 tapi ga paham isinya apa
29. Mahasiswa model
hoby pakai height heel lebih 10 cm„,
30. Mahasiswa pencabut dompet
sukanya nagih uang ke teman
31. Mahasiswa Konter
datang ke kampus menawarkan jasa pulsa elektrik
32. Mahasiswa recorder
hafal semua yang dikatakan dosen waktu kuliah
33. Mahasiswa program KB
IP 2 cukup
34. Mahasiswa hemat listrik
suka ngecas bb. Laptop,hape dikampus
35. Mahasiswa SOGO
ke kampus dandannya kaya mau liburan keluar negri
36. Mahasiswa hemat air
suka numpang mandi dan BAB di wc kampus
37. Mahasiswa buku berjalan
mahasiswa yang saking pinternya, ditanyain materi selalu bisa jawab
38. Mahasiswa game center
mahasiswa yang datang ke kampus cuma buat maen game online bareng temen seangkatan
39. Mahasiswa cool
paling suka duduk dibawah AC ketika kuliah
40. Mahasiswa las vegas 
ke kampus cuma buat maen poker sama UNO di kantin.
41. Mahasiswa olahragawan 
ke kampus selalu pake sepatu futsal
42. Mahasiswa superman
kemana-mana sobotta dan dorland d gendong d tas
43. Mahasiswa RU
ada apa apa dikit langsung updet pm, menuhin recent updates
44. Mahasiswa bermodal cinta 
datang ke kampus ga bawa apa2
45. Mahasiswa joki 3 in 1
suka nebeng temen ke kampus
46. Mahasiswa seks bebas 
suka nyucuk flashdisk berisi virus ke berbagai laptop
47. Mahasiswa tutorial oriented
hanya belajar keras saat tutorial aja
48. Mahasiswa kupu2 
kuliah-pulang kuliah-pulang
49. Mahasiswa salesman
gaya berpakaiannya susah dibedakan antara mahasiswa dan salesman
50. Mahasiswa gaib 
kehadirannya tidak jelas.
51. Mahasiswa kura - kura 
kuliah rapat kuliah rapat
52. Mahasiswa Tilang 
Titip absen langsung pulang
Sumber : Kaskus.co.id

2 comments:

Ciri-ciri Pria yang Akan Sukses di Masa Depan

Kuliah di Yogyakarta »» Lapak MahasiswaPengusaha SuksesStage

Ciri-ciri Pria yang Akan Sukses di Masa Depan

By Admin | Friday, August 9th, 2013n | in Lapak MahasiswaPengusaha SuksesStage | 151 Views
Apa yang kamu lihat ketika memilih pasangan? Pria yang berasal dari keluarga kaya dan terpandang? Jika tujuan hubungan kamu hanya saat ini, mungkin itu cukup. Namun, bila yang kamu cari adalah hubungan yang serius hingga ke pernikahan, ada kriteria lain yang sebaiknya kamu lihat, yaitu potensi kesuksesan dia.
1. Punya Tujuan Hidup
Ketika kamu bertanya apa tujuan hidupnya, ia akan menjelaskan secara rinci kepada kamu rencana jangka pendek dan menengahnya, apa yang ingin ia lakukan setahun mendatang, lima tahun, dan seterusnya.
Bahkan, ia menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalan. Tidak hanya menjawab, ‘Kita lihat saja nanti, jalani saja hidup ini seperti air mengalir.’

2. Mandiri
Ia tidak bergantung pada orang lain dan mengandalkan kemampuan sendiri dalam hal apa pun. Misalnya, sejak awal mula bekerja, ia menanggung sendiri biaya hidupnya tanpa bantuan orangtuanya. Pria seperti ini menunjukkan bahwa ia bertanggung jawab atas hidupnya dan hidup orang yang ia sayangi. Si dia juga tak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya. Karena ia sadar, untuk mencapai kesuksesan, tentu dibutuhkan usaha dan kerja keras.

3. Hobi Menolong
Kamu tentu pernah mendengar ungkapan semakin banyak memberi, akan semakin banyak menerima. Percaya atau tidak, ungkapan ini memang ada benarnya. Jadi, bila pasangan termasuk pria yang ringan tangan membantu orang lain, kamu perlu berbangga hati mendukungnya. Sebab, ini akan menjadi bekal atau tabungan untuk menuju kesuksesannya di masa depan. Siapa tahu seseorang yang ia bantu saat ini berperan penting dalam kariernya di kemudian hari.

4. Bersahabat dan Berwawasan
Sikapnya yang bersahabat ditambah dengan wawasan luasnya biasanya akan mudah mengambil hati banyak orang, termasuk saat melobi orang-orang penting yang berkaitan dengan kariernya. Pengetahuannya tentang berbagai hal termasuk berita-berita terkini akan membuat orang lain merasa nyaman berdiskusi dengannya. Semakin banyak orang tertarik padanya, semakin luas juga networking-nya. Kalau sudah begini, kamu tak perlu khawatir dengan kualitas diri yang dimiliki si dia, kesuksesan pun akan segera menghampiri.

5. ‘Family Man’
Pria yang bertanggung jawab dan menyayangi keluarganya biasanya adalah pria yang juga memerhatikan perkembangan kariernya. Ia akan selalu termotivasi meningkatkan karier lebih baik lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Selain itu, pria tipe ini cenderung setia pada pasangannya sehingga ia bisa menyeimbangkan waktu dan pikirannya untuk Anda dan pekerjaannya.

6. Memiliki Investasi
Saat ini gaji si dia tak bisa dibilang besar? Tak perlu khawatir selama ia bisa mengatur pendapatannya dan tak selalu kehabisan uang di tengah bulan. Apalagi bila ia termasuk orang yang jeli melihat peluang bisnis. Tak perlu terlalu besar, berangkat dari bisnis kecil-kecilan pun bisa mengantarkannya menjadi pengusaha sukses. Dukung sepenuhnya ketika dia memiliki keinginan untuk mencicil rumah atau berinvestasi dalam bentuk lain, seperti saham atau reksa dana. Karena ini menunjukkan si dia sangat memikirkan masa depan.

7. Realistis dan Lurus
Meskipun si dia bersemangat meraih mimpinya, tetap amati bagaimana usahanya meraih impian, jangan sampai si dia menghalalkan berbagai cara yang justru bisa menghancurkan masa depannya. Ingatkan untuk tetap realistis dengan kemampuan yang dimilikinya. Bila si dia ahli dalam bidang teknologi informatika, ia tak perlu memaksakan diri untuk menjadi seorang public relations karena tertarik melihat temannya yang sukses di bidang tersebut. Masing-masing orang kan memiliki kelebihan yang berbeda-beda.

8. Optimistis dan Positif
Ia sangat tahu apa yang menjadi kelebihan dan kekurangannya sehingga ia selalu percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain ataupun ketika diberikan tanggung jawab baru. Ia hampir tak pernah berkata ‘tidak bisa’ atau ‘malas deh melakukannya’. Ia selalu berpikir positif dan optimistis bahwa setiap tantangan yang datang pasti ada solusinya. Selain itu, ia juga terbiasa fokus dalam melakukan sesuatu sehingga tak cepat menyerah saat mengalami kegagalan.
Sumber : Litas.Me

0 comments:

Cara Kuliah Di Luar Negeri Tanpa Beasiswa

Kuliah di Yogyakarta »» Tips & Trick

Cara Kuliah Di Luar Negeri Tanpa Beasiswa

By Admin | Saturday, May 11th, 2013n | in Tips & Trick | 992 Views
kuliah di luar negeri? Pasti banyak sekali anak sekolah dan mahasiswa yang punya impian seperti ini. Alasannya beragam. Ada yang inign mencari tantangan baru, ada yang ingin belajar di universitas terbaik, dan lain sebagainya.

Tapi, sebagian besar dari kita kadang sudah mundur duluan saat mendengar kata luar negeri. Alasan klasiknya ada dua : nggak ada duit atau beasiswa dan nggak pinter-pinter amat. Kedua hal tersebut adalah alasan yang paling popular yang membuat kita nggak pede sekolah di luar negeri. Padahal, kalau kita telusuri lebih dalam lagi, ketidak PDan kita datang karena kurangnya data dan informasi. Nah, Gimana supaya pede?
Kali ini studyinjogja akan berbagi tips untuk bisa kuliah di luar negeri TANPA beasiswa. Setidaknya untuk persiapan buat kamu yang ingin kuliah di luar negeri. Untuk posting yang ini, kita mau bahas gimana caranya kuliah d luar negeri, tapi nggak pake beasiswa. Bukannya kita meremehkan fungsi beasiswa itu sendiri. Tetapi, mari kita berfikir out of the box sejenak dari pikiran ‘kuliah diluar negeri harus pakai beasiswa’.

Kalau anda mempunyai jiwa seorang pebisnis, pasti anda akan merasa tertantang dan bisa melihat lebih jauh apa yang akan kita paparkan ini. Pebisnis itu butuh tantangan dan tekanan. Pebisnis itu butuh kondisi-kondisi kepepet untuk tumbuh.

Baik, sebelum kita bahas tentang gimana caranya kuliah di luar negeri tanpa beasiswa, kita bahas dulu tentang paradigm beasiswa itu sendiri.

Fokuslah untuk bisa diterima di sekolah yang baik, bukan mendapatkan beasiswa.
Prinsip utama dalam merencanakan sekolah di luar negeri adalah fokuslah untuk bisa diterima di sekolah yang baik, BUKAN mendapatkan beasiswa.

Banyak sekali orang yang lupa bahwa dalam proses persiapan sekolah di luar negeri, tujuan utama seharusnya bisa bersekolah di sekolah yang sebaik mungkin. Beasiswa hanyalah salah satu alat yang memungkinkan kita sekolah.

Fokus untuk mendapatkan beasiswa bisa berbahaya. Kenapa? Karena, kalau kita fokus pada beasiswa, kita jadi mengkompromikan kualitas pendidikan tempat kita kuliah nanti. Kita mau saja untuk memilih kampus yang kualitasnya buruk karena himbauan atau bahkan larangan si pemberi beasiswa. Kemudian, aturan-aturan yang ada di pihak si pemberi beasiswa juga terkadang banyak yang berseberangan dengan apa yang ada di kampus tempat kita akan kuliah.

Nah, kalau anda sudah paham paradigma tentang beasiswa, mari kita bahas cara membiayai kuliah di luar negeri tanpa beasiswa.


Ada tiga jurus kuliah di luar negeri nggak pakai beasiswa.
1. Pinjaman (student loan)
Kalau anda pernah membaca buku Mimpi Sejuta Dollar karya Merry Riana, anda akan tahu bagaimana Merry Riana bisa kuliah di NTU, Singapura. Ia membiayai kuliahnya dengan menggunakan pinjaman dari pemerintah Singapura. Dan, saat lulus kuliah, ia memiliki kewajiban sebesarRp 200 juta yang harus dilunasi.

Darisitulah, ia kepepet.Dari kondisi kepepet tersebut, ia terus memutar otak, mencari cara untuk bisa melunasi hutangnya itu. Ia yakin, ia percaya, kalau dirinya bisa melunasi hutang sebesar itu, kedepannya ia akan jadi orang yang kreatif dalam mencari penghasilan.

FYI, anda bisa mengambil pinjaman yang periode cicilannya biasanya baru dimulai saat si peminjam sudah lulus dan bekerja, dan baru diharapkan lunas 10-20 tahun kemudian. Nggak semua orang yang kuliah di luar negeri tanpa beasiswa itu kaya raya. Mahasiswa asal Cina, India, dan Amerika Serikat sendiri berani mengambil pinjaman karena mereka tahu penghasilan mereka setelah lulus akan bisa meningkat signifikan. Anehnya, banyak calon mahasiswa Indonesia yang hanya berani menunggu beasiswa, entah sampai kapan, untuk mau kuliah. Padahal, orang-orang yang sama ini berani mengambil pinjaman untuk membeli harta seperti rumah atau mobil yang tidak akan meningkatkan potensi pendapatan mereka.

2. Donatur individu
Anda bisa mendekati donatur individu yang potensial, misalnya alumni asal Indonesia dari sekolah yang ia tuju. Anda bisa melakukan kampanye pengumpulan sumbangan dari masyarakat luas. Banyak sekali orang-orang yang mengumpulkan sumbangan agar bisa kuliah. Mereka sukses membiayai sekolahnya, dan setiap semester mereka memberikan laporan dan ucapan terima kasih bagi para donatur.

Kalai anda tahu, belum banyak orang Indonesia yang diterima di universitas-universitas terbaik dunia. So, kalau anda sampai diterima, percayalah, orang-orang akan bangga dan senang untuk membantu biaya kuliah anda.

3. Kerja paruh waktu
Anda bisa bekerja di sekolahnya sendiri misalnya sebagai teaching fellow, teaching assistant, researcher, assistant librarian, dan support assistant. Anda juga bisa bekerja di luar kampus. Misalnya sebagai penulis, penerjemah, tutor, researcher, bahkan profesi-profesi seperti pelayan, penjaga toko, pencuci piring. Itu bisa jadi pengalaman yang sangat menarik buat Anda. Kuliah diluar negeri, pernah jadi pencuci piring di Texas, keren kan dengernya? Hehehe.

Banyak lho orang yang bisa berhasil di luar negeri yang tadinya profesinya sebagai pencuci piring. Salah satunya Rudi Suparto, pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, yang punya usaha dan tinggal di Las Vegas, Amerika Serikat. Rudi adalah pemilik Wok Express, restoran cepat saji, yang terletak di jalan utama kawasan kasino, Las Vegas.

Bagi Rudi hidup di AS bukan hal mudah. Saat menginjak di negara itu pada 2005, mantan sales manajer ini tak bisa berbahasa Inggris. Akibatnya ia hanya bekerja sebagai tukang cuci piring. “Sedih sekali,” katanya.

Namun, kondisi seperti itu tak membuat Rudi sedih. Hal itu justru dijadikan pelajaran. Hasilnya ia tahu cara memasak dan seluk beluk restoran. Dan berdirilah Wok Express.
Membiayai sekolah sendiri di luar negeri tanpa beasiswa memang repot: menyita energi, waktu, dan pikiran. Yah. Banyak sekali cara untuk membiayai kuliah di luar negeri, tinggal tergantung usaha kita, tergantung cara pandang kita.

0 comments:

Nih! Buat Kamu yang Ngebet Sekolah di Amerika



Ngebet sekolah di Amerika? Wah kabar bangus nih!
Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) setiap tahunnya bakal menggelar program beasiswa Youth Exchange and Study (YES). Kalau kamu ingin mengikuti program beasiswa ini, langsung saja simak cara pendaftarannya.

Agar bisa menjadi peserta program YES, setidaknya kamu adalah siswa SMA kelas X berusia 15-17 tahun, mendapatkan izin dari orangtua dan sekolah, Warga Negara Indonesia (WNI) tidak memiliki paspor AS, tidak lahir di AS.

“Kemudian salah satu orangtua bukan berkebangsaan AS, sehat secara fisik, mental, dan spiritual (tersedia pula kesempatan bagi siswa penyandang disabilitas),” beber Sending Coordinator Bina Antarbudaya Sari Tjakrawiralaksana, di Kediaman Dubes AS untuk Indonesia Scot Marciel, seperti dilansir KR Jogja di Menteng, Jakarta, Senin (1/7/2013) malam.

Nah, kalau merasa sudah pas dengan kriteria tersebut, langsung deh daftar. Caranya yaitu menghubungi chapter (perwakilan yang disebar di beberapa kota) terdekat untuk menginformasikan lokasi domisili dan kapan membeli PIN untuk aplikasi.

Selanjutnya, membuka sistem aplikasi online dari situs, mengaktifkan PIN dan membuat username serta password, mengisi aplikasi dalam jangka waktu 14 hari, mencetak kartu tanda lolos seleksi, mencetak form permintaan izin orangtua dan mengisinya, mencetak perjanjian akselerasi (untuk siswa kelas akselerasi), dan membawa semua dokumen yang telah dicetak dan dilengkapi ke chapter terdekat untuk diverifikasi dan dikonfirmasi.

Sari Tjakrawiralaksana menambahkan, para peserta yang mendaftar dan lolos ke tahap selanjutnya, akan menjalani seleksi yang ketat.

“Puluhan pelajar yang terpilih mengikuti program YES merupakan siswa terpilih. Sebelumnya mereka harus menjalani tiga kali seleksi ketat, mulai dari ujian ilmu pengetahuan umum (tertulis), wawancara, hingga dinamika kelompok,” pungkasnya seperti dilansir KR Jogja.
Editor : Rizqi Akbar

0 comments:

CARA MEMANFAATKAN WAKTU LUANG PADA SAAT KULIAH

Setiap mahasiswa dalam perkuliahannya paslihlah selalu berhadapan dengan yang kosong saat perkuliahan.misalkan saja pada saat ketidak hadiran dosen mata kuliah.satu mata kuliah yang dosennya tidak hadir maka waktu yang kosong ada sekitar 2 jam.belum lagi jika 2mata kuliah yang tidak hadir.maka waktu kosong untuk menunggu dosen selanjutnya akan sekitar 4 jam bahkan bisa lebih.

Maka sebagai seorang mahasiswa yang baik dibutuhkan perolahan waktu kosong tersebut agar bermanfaat serta tidak terbuang sia-sia waktu kita untuk kuliah.
Untuk itu sebagai seorang mahasiswa harus lah pandai-pandai untuk mengatur waktu luang (kosong) tersebut agar bermanfaat dan tidak terbuang sia-sia.

cara memanfaatkan waktu luang (kosong) bisa dilakukan beberapa hal yang bermaanfaat mulai dari :


1.Mengerjakan tugas-tugas mata kuliah lain.
Maksudnya disini adalah ketika saat berhadapan dengan waktu lung/kosong sebaiknya mahasiswa mengerjakan tugas mata kuliah dosen yang lain agar tugas-tugasnya dapat berkurang sedikit.hitung-hitung nyicil tugas agar tidak numpuk tugasnya.


2.Browsing hal-hal yang berkaitan dengan mata kuliah jurusan 
Dengan browsing di internet tentang hal-hal yang berkaitan dengan jurusan anda adalah agar mahasiswa timbul minat baca, dan dari baca tersebut maka mahasiswa tersebut mendapatkan sedikit ilmu dan sebuah pengetahuan yang baru.


3.Berdiskusi dan menanyakan hal yang tidak di mengerti dari mahasiswa lain yang dianggap tlah lebih mengerti.
Dari berdiskusi antar temen maka akan timbul sebuah bahasan yang menarik( dengan tanda kutip…diskusinya sebuah pembelajaran) dari diskusi yang menarik itu akn memancing mahasiswa untuk berbicara syukur-syukur akan timbul sebuah pertanyaan dari satu mahasiswa ke yang lain hal yang kurang di mengerti,maka dari diskusi tersebut akan menghasilkan sebuah jawaban serta penjelasan yang jelas dari anggota atau temen diskusi anda tersebut yang posisinya anggota diskusi tersebut lebih memahami dan mengerti apa yang tidak di mengerti temen sediskusinya tadi yang bertanya.


Mungkin yang di atas tersebut sedikit cara pemamfaatan waktu luang/kosong yang bisa dilakukan mahasiswa di saat kuliahnya berhadapan dengan waktu luang/kosong itu,masih banyak lagi tapi semua itu dari mahasiswa itu sendiri dalam menyikapi waktu untuk yang lebih bermanfaat. Karena dengan itu waktu kosong dapat memberikan mamfaan bagi mahasiswa tersebut.waktu tidak terbuang sia-sia melainkan tugas yang sedikit tlah selesai n sebuah pembelajaran dan pengetahuan yang baru yang didapat dari internet atapun dari temen yang lebih mengerti pa yang kita kurang mengerti…….



MULAILAH DARI SEKARANG MEMAMFAATKAN WAKTU LUANNG(KOSONG) DENGAN LEBIH BAIK DAN BERMAMFAAT BAGI DIRI KITA,,,,,

0 comments:

Manfaat “Kuliah Nyambi Kerjo”

Kuliah sambil kerja memang merupakan pilihan sulit. Mulai dari memang harus bekerja saat kuliah untuk mencari uang saku, atau sekedar memanfaatkan waktu luang di sela kuliah. Lepas dari tujuan awal kita, kuliah sambil kerja punya manfaatnya sendiri. Beberapa diantaranya

Ilustrasi
1. Memperluas jaringan pertemanan kita
Saat kita mengambil kerja part time saat kuliah, sebagai contoh menjaga warnet atau rental komik, disini lah kita bisa mulai berkenalan dengan banyak orang. Siapa tahu orang-orang yang berkenalan dengan kita bisa memberikan wawasan baru bahkan membantu kita. Kita juga bisa lebih memahami banyak karakter orang di sekitar kita.

2. Melatih ketrampilan dan percaya diri
Setiap individu memang memiliki bakatnya sendiri mulai dari keahlian menulis, melukis, dan sebagainya. Tidak ada salahnya kita mencoba melatih keterampilan kita. Seperti saat kita tahu keterampilan kita memasak, kita bisa mencoba sambilan dari membuat catering untuk teman-teman kost atau kampus.Dari sini kita melatih keterampilan memasak kita dan juga kepercayaan diri untuk berani memasarkan keterampilan kita.

3. Mengurangi stress
Ketika sedang kuliah, pasti merasa sangat bahagia sekali sebagai seorang mahasiswa, tetapi saat kebutuhan kampus dan sehari-hari lebih daripada uang saku yang diberikan orang tua, kita bisa stress mengaturnya. Disinilah kita bisa memulai mencari uang saku tambahan. Selain mencari uang saku tambahan, rutinitas kuliah yang kadang membuat kita jenuh, bisa di refesh saat kita mempunyai kerja sambilan. Keadaan yang berbeda akan muncul di tengah rutinitas kita.

4. Mempercantik daftar riwayat hidup
Ketika kita melamar pekerjaan, salah satu dokumen yang harus diminta adalah daftar riwayat hidup (CV). Meskipun kelihatan sepele, namun membuat CV juga menjadi masalah serius bagi yang tidak memiliki banyak informasi. Inilah keuntungan bekerja saat kuliah, di mana setelah lulus kuliah dan mau melamar pekerjaan sudah memiliki pengalaman kerja. Tentunya untuk memiliki banyak pengalaman memerlukan waktu yang relatif panjang, tidak dalam hitungan 1 minggu atau 1 bulan saja.

Untuk kamu yang mau memulai kuliah sambil kerja bisa dimulai dari sekarang, yang penting jangan sampai tugas utama yaitu kuliah terbengkalai ya.

0 comments:

7 Alasan Mahasiswa Kuliahnya Lama


7 Alasan Mahasiswa Kuliahnya Lama

strategi cepat lulus,strategi cepat tamat kuliah,kuliah lama,kuliah susah,susah lulus,susah tamat,kuliah susah tamat,kuliah susah lulus,mahasiswa kuliah lama,mahasiswa abadi,mahasiswa tua,mahasiswa kampus abadi,
Hey guys, apa kabar nie semuanya. AnakUnsri.com makin maju aja nie. Gw denger-denger dari Twitter udah dapet Pagerank 2 nie dari Google. Mantap dah pokoknya, padahal umur juga baru seumur jagung. Sip, pokoknya Anak Unsri enggak kalah ama anak dari kampus laen.
Stop ngomongin AnakUnsri.com nya, kali ini gw mau ngebahas tentang masalah yang cukup krusial bagi kehidupan dan kamslahatan umat mahasiswa. Apalagi kalau bukan yang namanya ‘Lulus’.
Kelulusan adalah suatu hal yang mutlak yang harus dilakoni mahasiswa. Soalnya enggak peduli sepinter apapun kamu pas di bangku kuliah, kalo enggak lulus alias tamat. Kamu sama aja kayak enggak kuliah.
Banyak orang beranggapan kalau kuliah itu sudah pasti nanti-nantinya bakal lulus. Namun, faktanya banyak mahasiswa yang berleha-leha dan bersantai sehingga terpaksa di-DO pihak kampus. Kalau buat gw sih, kuliah enggak papa lama bos. Yang penting lulus. Lagian ngapain cepat-cepat lulus, kan bayar uang pangkalnya mahal *Lol*
Setelah melakukan survei yang mendalam, dan melibatkan banyak umat mahasiswa. Berikut 7 alasan kenapa mahasiswa kuliahnya suka lama.
Kuliah karena terpaksa
Melihat anaknya diwisuda adalah kebanggaan bagi setiap orang tua. Dari lubuk hati setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi seorang yang pintar dan sukses. Bahkan memaksa anaknya untuk kuliahpun bisa saja mereka lakukan. Berawal dari sebuah keterpaksaan inilah maka ketika sudah menjadi mahasiswa, dia enggan untuk serius dalam kuliah, apalagi pengen cepat-cepat diwisuda.
Salah Jurusan
Kalah dalam persaingan SNMPTN/ SPMB/UM PTN/PTS yang memiliki jurusan-jurusan favorit, menyebabkan banyak mahasiswa memilih jurusan lain (yang tidak diminati) sebagai pelarian ketika tidak diterima. Tujuannya adalah agar mereka tetap bisa kuliah meski jurusan itu bukan yang diminati.
Terlena Kebebasan Jauh dari Orang Tua
Anak Mami kalau kita sering sebut, terkadang juga menjadi faktor kuliah lama. Rendahnya pengawasan dari orang tua (jauh dari ortu) terkadang kebebasan itu dimanfaatkan secara berlebihan. Kerjanya maen, pacaran, begadang tiap malam, nongkrong sana-sini dan lain-lainnya.
Terlalu Sibuk di Organisasi atau Ormas
Tingkat Intelegency Emotional (IE) yang lebih besar daripada IQ mendorong mahasiswa untuk lebih senang berorganisasi, bersosialisasi, bertukar pikiran dan melakukan kegiatan-kegiatan atau bergabung dengan Ormas daripada belajar. Kesibukannya itu terkadang menghabiskan uang, tenaga, pikiran dan juga waktu sehingga kuliah terabaikan dan bukan prioritas lagi.
Menekuni Hobi secara Berlebihan
Soft Skill yang dimiliki mahasiswa mendorong untuk menjadi hobi. Hobi kalau dilakukan secara wajar itu baik, tapi kalau berlebihan, pasti mengganggu kegiatan lainnya. Beberapa hobi seorang mahasiswa antara lain: ngegame, ngeband, billiard, Playstation, ngenet, Futsal, dll.
Sudah Bisa Mendapatkan Uang Sendiri
Kerja terkadang dibutuhkan bagi mahasiswa, terutama yang kurang mampu ataupun untuk menambah uang saku. Tetapi tidak sedikit pula dari mereka yang terlena dengan pekerjaannya itu. Alasannya simple, ujung akhir dari kuliah adalah mendapat gelar sarjana yang bisa digunakan sebagai sarana untuk mencari kerja sehingga menghasilkan uang. kalau kuliah saja sudah bisa punya uang sendiri, kenapa harus buru-buru lulus??? Makanya mereka lebih senang kerja daripada ngurusin kuliahnya.
Tidak Ada Jaminan Kerja Setelah Lulus Kuliah
Tidak adanya jaminan inilah yang paling banyak membuat mereka lebih milih lama kuliah daripada lama nganggur. Prinsipnya : Rezeki itu sudah ada yang ngatur, dan kalau sudah rejeki, gak bakal kemana. Jadi, buat apa cepat-cepat lulus kalau ujung-ujungnya nganggur???? Yang sudah sarjana saja banyak yang nganggur kok.
Nah, apapun itu meskipun lu sudah dapet kerja selama kuliah. Selesain kuliah dulu aja. Gw tahu bikin TA itu susah, skripsi bikin pusing, apalagi bimbingan yang super jengkelin. Namun itu semua adalah proses yang akan indah bila waktunya. Keep spirit!
Makasih buat AnakUnsri.com yang udah nyediain lapak buat gw ngeluarin unek-unek gw dan sedikit informasi yang buat adek-adek tingkat yang masih ijo. Love u all guys.

0 comments:

10 Mahasiswa IPK Tertinggi Dapat Penghargaan

Ahmad Fauzan Sazli
Wakil Presiden RI Boediono didampingi Mendikbud Mohammad Nuh memberikan penghargaan kepada mahasiswa peraih IPK tertinggi dari berbagai daerah di Indonesia di Stadion Tennis Indor Senayan Jakarta, Rabu, (13/06). FOTO : AHMAD FAUZAN SAZLI
JAKARTA, KabarKampus – Sepuluh mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia mendapat penghargaan sebagai mahasiswa penerima bantuan Bidik Misi dengan Indek Prestasi sempurna. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Boediono dalam peringatan Puncak Hari Pendidikan Nasional 2012 di Stadion Tennis Indoor, Senayan Jakarta, Rabu, (13/06).
Kesepuluh mahasiswa ini mendapatkan nilai IPK tertinggi yakni 4. Mereka adalah, Yunita Susilowati dari Universitas Sebelas Maret, Ria Rossi dari Universitas Gadjah Mada, Yusuf Bramatya dari Institut Pertanian Bogor, Feri Ferdian dari Universitas Negeri Padang, Qanitah dari Politeknik Negeri Jember, Anja Br Ginting dari Universitas Sumatera Utara, Maryke Anggruni Lungkang, Politeknik Negeri Manado, Norisa Jumala dari Universitas Palangkaraya, Sagitania dari Universitas Pendidikan Indonesia, Saharudin Politeknik Pertanian Negerio Pangkaljene.
“Saya jarang belajar, namun sering membaca diwaktu luang,” kata Qanitah mahasiswa Program Studi Energi Terbarukan Politeknik Negeri Jember menjelaskan kepada KabarKampus bagaimana dia bisa mendapat IPK 4.
Menurutnya, membaca diwaktu luang itu lebih mudah ingat daripada membaca ketika akan ujian. Qanitah mengaku kegiatannya di kampus seperti mahasiswa lainnya yakni mengerjakan tugas, tidak pernah alfa, dan meluangkan waktu untuk membaca.
Ia mengaku sangat senang bisa membawa nama baik kampus. Baginya IPK tinggi bukanlah satu-satunya jalan yang ia tempuh, masih banyak kemampuan lain yang harus dikuasai. “Tapi IPK merupakan bukti tertulis yang diakui,” katanya di Senayan.
Di tempat yang sama mahasiswa Budi Daya Pertanian Universitas Palangkaraya Norisa Jumala mengungkapkan, ia mendapatkan IPK sempurna itu dengan belajar. “Kalau ada artikel menarik sambil cari bahan saya baca, saya juga membaca bahan-bahan untuk membuat tugas. Jadi saya paham apa yang saya kerjakan,” kata Risa.
Bagi Risa, ia tidak memiliki target mendapatkan IPK 4, namun ia berusaha melakukan yang bisa ia kerjakan. “Saya buat waktu saya dari pagi hingga siang adalah kuliah, bersosialisasi dengan teman, dan pada malam harinya belajar,” katanya.
Sepuluh mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa semester 4 atau angkatan 2010 di kampusnya masing masing. Sebelumnya mereka telah diseleksi terlebih dahulu baik oleh kampusnya masing-masing maupun oleh Kemdikbud.[]

0 comments:

MAHASISWA DENGAN IP TERTINGGI, LULUS TERCEPAT DAN USIA TERMUDA

Dalam menghadapi anak autis indigo, guru seni rupa harus bisa mengamati apa yang digambar dan dituntut untuk memahami apa yang dipikirkan anak. Konteks, kontur, dan konten yang merupakan unsur dalam seni rupa diintegrasikan dengan warna, simbol, bentuk dan ide akan membentuk hasil akhir di mana dari sinilah bisa diketahui hubungannya dengan kehidupan keseharian si anak. Inilah yang disebut psikologi seni. Demikian dikatakan Muchammad Bayu Tejo Sampurno dari Prodi Pendidikan Seni Rupa, FBS UNY yang merupakan lulusan termuda dalam wisuda UNY yang dilaksanakan pada Sabtu (23/2/2013) di GOR UNY.
Pria yang menempuh PPL di Sekolah Menengah Kebangsaan Bandar Putra–Kulai, Johor, Malaysia  tersebut berhasil menjadi lulusan termuda wisuda UNY karena berhasil meraih gelar sarjana dalam usia 20 tahun 3 bulan dan sekarang menjadi guru tetap sekolah autis Yayasan Bina Anggita Bantul. Alumni SMAN 1 Wonosari tersebut mengisahkan bahwa pada usia 5 tahun sudah masuk sekolah dasar karena ikut-ikutan teman sepermainan.
“Saya baru menyadari ketidakwajaran ini setelah SMP karena banyak teman sekolah saya yang terpaut 2 tahun lebih tua,” kata Muchammad Bayu Tejo Sampurno. “Bahkan saya merayakan sweet seventeen setelah saya menempuh bangku kuliah,” ujarnya sambil tertawa. Namun menurut pengakuannya, dia tidak menemui kesulitan selama menampuh pembelajaran sejak SD hingga perguruan tinggi, terbukti dengan dicapainya IP 3,52 sehingga pemuda desa Siyono Wetan, Logandeng, Playen, Gunungkidul tersebut berhak meraih gelar cum laude.
Peraih predikat cum laude dengan IP tertinggi dalam wisuda periode Februari 2013 adalah Dwi Sumarti dari Prodi PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan UNY dengan IP 3,81. Untuk mencapai IP yang tinggi, warga desa Dermaji, Lumbir, Banyumas ini mengaku selalu belajar di atas jam 12 malam karena lebih mudah untuk memusatkan perhatian pada pelajaran. “Selain itu, saya juga aktif dalam diskusi ataupun presentasi di kelas serta berupaya mendapatkan yang terbaik,” kata Dwi Sumarti.
“Setiap hari saya juga menelepon orangtua untuk memohon restu serta menjalankan puasa daud.” Ayah gadis kelahiran Banyumas 9 Maret 1990 ini seorang petani di desanya sedangkan ibunya merantau di Jakarta dan bekerja sebagai baby sitter. Alumni SMAN 1 Majenang ini mengaku memilih Prodi PGSD atas saran orangtua walaupun pada awalnya dia berkeinginan untuk masuk ke Jurusan Pendidikan Kimia.
Mahasiswa yang lulus tercepat dalam wisuda UNY periode Februari 2013 adalah Yani Oktavia dari Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNY yang berhasil menempuh pendidikan S1 dalam waktu 3 tahun 4 bulan. Gadis kelahiran Temanggung, 6 Oktober 1991 ini menjelaskan bahwa dia bisa lulus dalam waktu singkat dengan strategi mengambil mata kuliah yang ditawarkan pada semester di atasnya.
“Tetapi hal itu baru saya lakukan sejak semester 5 dan 6,” kata Yani Oktavia. “Pada semester 8 ada 4 mata kuliah pilihan, 2 mata kuliah saya ambil di semester 5, dan 2 mata kuliah lagi saya ambil pada semester 6.” Alumni SMAN 1 Temanggung tersebut mengisahkan bahwa materi kolokium yang seharusnya ditawarkan pada semester 7 dia ambil pada semester awal sehingga dia bisa mengajukan judul skripsi pada semester 4. Gadis desa Jetisan, Walitelon Utara, Temanggung, Jawa Tengah tersebut sejak semester awal selalu mendapatkan IP di atas 3,5 sehingga bisa mengambil mata kuliah 25 SKS yang dapat mempercepat studinya. Yani Oktavia berhasil meraih gelar cum laudedalam wisuda ini dengan IP 3,71. (Dedy)

0 comments:

Ini Dia Sarjana dengan IPK Tertinggi dan Studi Tercepat di Wisuda Unpad Februari 2013

[Unpad.ac.id, 6/02/2013] Dua orang wisudawan dari program studi Sastra Sunda behasil menorehkan prestasi pada  Wisudawan Unpad Gelombang II Tahun Akademik 2012/2013. Euis Siti Nur Fauziah, berhasil menjadi wisudawan dengan IPK tertinggi di Unpad (3,94) dan Fera Febriani yang tercatat sebagai wisudawan dengan masa studi tercepat (3 tahun 3 bulan).
Euis Siti Nur Fauziah (Foto: Tedi Yusup)*
“Senang sekali, gak pernah nyangka sebelumnya akan mendapat prestasi yang seperti ini,” ujar Euis dan Fera saat diwawancarai di ruang UPT Humas Unpad Kampus Unpad Bandung, Rabu (6/01).
Euis dan Fera sendiri tak pernah menyangka akan mendapat predikat di atas. Sebab, motivasi awal keduanya bukan semata-mata ingin mengejar predikat tersebut. Euis sendiri merasa tidak perlu menunda-nunda kuliah terlalu lama sebab masih banyak impian yang akan dikejarnya.
“Dari awal kuliah, saya sendiri sudah konsentrasi pada akademik, sebab saya tidak mau membuat kedua orang tua yang sudah banyak membiayai hidup saya. Dengan lulus dan mendapat prestasi seperti ini ini adalah salah satu rasa balas budi saya kepada orang tua,” ungkap Euis.
Sementara bagi Fera, banyaknya tugas-tugas perkuliahan membuat dara kelahiran Garut, 14 Februari 1991 ini harus konsentrasi terhadap akademik. Baginya, menuntut ilmu di bangku perkuliahan bukan sekadar mendapat gelar sarjana saja. Ilmu yang didapat haruslah mampu diaplikasikan untuk kepentingan masyarakat banyak. “Kita harus punya kemauan untuk terus belajar. Tanpa adanya kemauan itu, kita tidak akan bisa melakukan sesuatu yang berguna tersebut,” ujarnya.
Meskipun begitu, kejenuhan pun seringkali hinggap di antara keduanya. Fera sendiri bercerita bahwa ia pernah merasa buntu dan stagnan saat menyusun skripsi. Melalui dorongan dari teman-temannya, Fera pun semakin termotivasi untuk menyelesaikan skripsinya.
Fera Febriani (Foto: Tedi Yusup)*
Lain Fera, lain lagi Euis. Saat kejenuhan hinggap, ia selalu berusaha memotivasi dirinya sendiri bahwa pendidikan adalah nomor satu. Melalui motivasi tersebut, ia tidak pernah merasa menemukan titik jenuh yang sangat berat selama ia berkuliah. Anak dari pasangan H. Endang Muksin dan Mimih Sana’ah ini juga tidak sungkan bertanya apa saja kepada dosen-dosennya apabila ada materi perkuliahan yang belum dimengertinya.
Meskipun pendidikan dinomorsatukan, Euis sendiri aktif berorganisasi, khususnya di jurusan dan BEM fakultas. Baginya,berorganisasi sangat penting untuk mempelajari apa yang tidak ditemukan dalam materi perkuliahan, salah satunya ialah me-managehidup.
“Saya orangnya memang gak bisa diam. Di organisasi himpunan jurusan maupun fakultas, saya memegang beberapa jabatan. Bagi saya, organisasi sangat penting untuk mengelola hidup kita, salah satunya ialah bagaimana mengatur waktu antara kuliah dan organisasi. Namun, saya selalu ingat bahwa pendidikan adalah hal utama,” tegasnya.
Sama-sama berkuliah di Sastra Sunda FIB Unpad, Euis dan Fera mengaku banyak mendapat ilmu dan pengalaman berharga. Mempelajari bahasa dan kebudayaan Sunda adalah kebanggaan tersendiri bagi keduanya. Mereka bisa memahami bagaimana kebudayaan tempat keduanya dilahirkan. Sehingga, karakter Sunda yang kini semakin hilang dalam aktivitas masyarakat Sunda saat ini setidaknya masih melekat dan tertanam dalam jiwa mereka.
“Di Sastra Sunda sendiri banyak juga mahasiswa asing yang belajar Sastra Sunda di Unpad. Orang asing saja sampai serius belajar bahasa dan budaya Sunda, masa kita sendiri yang notabene orang Sunda tidak serius mempelajarinya,” ujar Euis.
“Bagaimana kita bisa melestarikan kebudayaan Sunda apabila kita sendiri tidak pernah mempelajarinya,” Fera menimpali.
Kerja keras mereka pun tentunya tidak lepas dari doa dan kerja keras orang tua. Ayah Fera, Moch. Anang Mulyana, mengaku sangat bangga atas apa yang telah dicapai oleh anaknya. Anang berharap dengan prestasi yang telah diraih oleh Fera tidak lantas selesai di sini saja. Begitu pun bagi kedua orang tua Euis. Doa dan usaha yang terus dilakukan oleh keduanya akan selalu menjadi bekal Euis untuk terus mencapak kesuksesannya.
“Terima kasih atas doa dan apa yang telah diberikan Bapak Ibu kepada kami,” ujar Euis dan Fera kepada kedua orang tuanya.*
Laporan oleh Maulana / eh*

0 comments:

Memahami Kembali Makna Idul Fitri

Memahami Kembali Makna Idul Fitri

gus-makmunOleh : Muhammad Makmun, M.HI
(Dosen Fakultas Agama Islam Unipdu Jombang)
Ketika mendengar kata Idul Fitri, tentu dalam benak setiap orang yang ada adalah kebahagiaan dan kemenangan. Dimana pada hari itu, semua manusia merasa gembira dan senang karena telah melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh.
Dalam Idul Fitri juga ditandai dengan adanya ”mudik (pulang kampung)” yang notabene hanya ada di Indonesia. Selain itu, hari raya Idul Fitri juga kerap ditandai dengan hampir 90% mereka memakai sesuatu yang baru, mulai dari pakaian baru, sepatu baru, sepeda baru, mobil baru, atau bahkan istri baru (bagi yang baru menikah). Maklum saja karena perputaran uang terbesar ada pada saat Lebaran. Kalau sudah demikian, bagaimana sebenarnya makna dari Idul Fitri itu sendiri. Apakah Idul Fitri cukup ditandai dengan sesuatu yang baru, atau dengan mudik untuk bersilaturrahim kepada sanak saudara dan kerabat?.
Idul Fitri (kembali ke fitrah), ya suatu hari raya yang dirayakan setelah umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan satu bulan penuh. Dinamakan Idul Fitri karena manusia pada hari itu laksana seorang bayi yang baru keluar dari dalam kandungan yang tidak mempunyai dosa dan salah.
Idul Fitri juga diartikan dengan kembali ke fitrah (awal kejadian). Dalam arti mulai hari itu dan seterusnya, diharapkan kita semua kembali pada fitrah. Di mana pada awal kejadian, semua manusia dalam keadaan mengakui bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan. Dalam istilah sekarang ini dikenal dengan ”Perjanjian Primordial” sebuah perjanjian antara manusia dengan Allah yang berisi pengakuan ke Tuhan an, sebagaimana yang terekam dalam surah al-A’raf (7) ayat 172 :
وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي ءَادَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ
(Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhan-mu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”).
Seiring dengan perkembangan itu sendiri, banyak di antara manusia dalam perjalanan hidupnya yang melupakan Allah serta telah melakukan dosa dan salah kepada Allah dan kepada sesama manusia. Untuk itu, memahami kembali makna Idul Fitri (kembali ke fitrah) dengan membangun kembali pengabdian hanya kepada Allah adalah sebuah keharusan sehingga kita semua dapat menjadi hamba-hamba muttaqin dan hamba yang tidak mempunyai dosa. Dosa kepada Allah terhapus dengan jalan bertaubat dan dosa kepada sesama manusia dapat terhapus dengan silaturrahim.
Cara Menghapus Dosa Kepada Allah Adalah dengan Taubat
Dosa merupakan catatan keburukan di sisi Allah yang telah dilakukan oleh setiap manusia karena mereka tidak menjalankan perintah atau karena mereka melanggar larangan Allah dan RasulNya.
Bulan Ramadhan merupakan bulan khusus yang dikhususkan Allah untuk Umat Islam. Di bulan ini terdapat maghfirah, rahmah dan itqun minan nar. Selain itu, bulan Ramadhan juga menjadi sarana umat manusia untuk memohon dan meminta pengampunan dari Allah dengan jalan melaksanakan ibadah puasa dan shalat tarawih. Sebagaimana hadis Rasul:
أخرج البخاري: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
(Dari Muhammad bin Salam dari Muhammad bin Faudhail dari Yahya bin Sa’id dari Abi Salamah dari Abi Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda : Barangsiapa yang berpuasa pada bulan ramadhan dengan kepercayaan bahwa perintah puasa itu dari Allah dan hanya mengharap pahala dari Allah akan diampuni dosanya).
Begitu juga Allah menyediakan Qiyam Ramadhan (Tarawih) sebagai sarana penghapusan dosa apabila dilakukan karena Allah dan hanya mengharap pahala dari Allah. Sebagaimana ditegaskan dalam hadis shahih pada kitab Sunan Abi Dawud
أخرج ابي داود : حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُتَوَكِّلِ قَالاَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ قَالَ الْحَسَنُ فِي حَدِيثِهِ وَمَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ بِعَزِيمَةٍ ثُمَّ يَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ فَتُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْأَمْرُ عَلَى ذَلِكَ ثُمَّ كَانَ اْلأَمْرُ عَلَى ذَلِكَ فِي خِلاَفَةِ أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَصَدْرًا مِنْ خِلاَفَةِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
(Dari al-Hasan bin Ali dan Muhammad bin al-Mutawakkil keduanya dari Abd al-Razaq dari al-Ma’mar dari al-Hasan dan Malik bin Anas dari al-Zuhri dari Abi Salamah dari Abi Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW senang melaksanakan Qiyam Ramadhan (Tarawih) meskipun tidak mewajibkannya. Kemudian bersabda :”Barangsiapa melaksanakan Qiyam ramadhan (tarawih) karena Allah dan mencari pahala dari Allah akan diampuni dosanya yang telah lalu. Kemudian Rasulullah wafat, sedang masalah Qiyam Ramadhan tetap seperti sediakala pada pemerintahan Abu Bakar dan pada awal pemerintahan Umar bin Khattab).
Dengan rajin dan tekun melaksanakan puasa dan shalat tarawih dengan tulus mencari ridho dan pahala dari Allah, niscaya dosa dan kesalahan kita kepada Allah telah terampuni kecuali dosa syirik sehingga kita menjadi hamba yang bersih dari dosa. Setelah dosa kita diampuni Allah, maka tahapan selanjutnya adalah membersihkan dosa kita kepada sesama manusia.
Idul Fitri atau kembali ke fitrah akan sempurna tatkala terhapusnya dosa kita kepada Allah diikuti dengan terhapusnya dosa kita kepada sesama manusia. Terhapusnya dosa kepada sesama manusia dengan jalan kita memohon maaf dan memaafkan orang lain.
Nah, dengan momentum Idul Fitri ini kita mari jadikan sebagai sarana meminta maaf dan memaafkan orang lain dengan bersilaturrahim (menyambung kasih sayang) baik kepada suami atau istri, kedua orang tua, anak, keluarga, sanak kerabat, tetangga serta teman dan relasi kita ketika ada kebencian terhadap mereka. Sebab kasih sayang merupakan lawan dari kebencian. Sehingga orang yang dalam dirinya ada kebencian pada suami atau istri, orang tua, anak, keluarga, sanak kerabat, tetangga, teman dan relasi disebut dengan pemutus kasih sayang (Qathiul Rahim). Orang yang memutuskan kasih sayang (Qathiul Rahim) dalam hadis shahih dijelaskan bahwa mereka ini tidak akan masuk surga. Sebagaimana sabda Rasul:
أخرج البخاري: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ عُقَيْلٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ قَالَ إِنَّ جُبَيْرَ بْنَ مُطْعِمٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ
(Dari Yahya bin Bukair dari al-Lais dari Uqail dari Ibn Syihab bahwa Muhammad bin Jubair bin Muth’im berkata bahwa ia mendengar Nabi SAW bersabda : pemutus kasih sayang tidak akan masuk surga).
Di hadis lain juga dijelaskan:
أخرج أحمد: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْخَزْرَجُ يَعْنِي ابْنَ عُثْمَانَ السَّعْدِيَّ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ يَعْنِي مَوْلَى عُثْمَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَعْمَالَ بَنِي آدَمَ تُعْرَضُ كُلَّ خَمِيسٍ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ فَلاَ يُقْبَلُ عَمَلُ قَاطِعِ رَحِمٍ
(Dari Yunus bin Muhammad dari al-Khazraj (Ibn Usman al-Sa’diy dari Abi Ayub (Maula Usman) dari Abi Hurairah berkata : aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : Sungguh perbuatan Bani Adam (manusia) dilaporkan setiap kamis malam jum’at, maka tidak akan diterima perbuatan (baik) orang yang memutuskan kasih sayang).
Di samping kita meminta maaf dan memberi maaf, kita juga harus dan wajib sebisa mungkin menjadi pribadi pemaaf. Memberi maaf berbeda dengan pemaaf. Kalau memberi maaf itu terjadi ketika ada orang yang meminta maaf, sedang pemaaf adalah orang yang memberi maaf atas kesalahan orang lain sebelum orang tersebut meminta maaf kepadanya. Hal ini dengan tegas ada dalam surah Ali-Imran (3) ayat 134 :
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
(Penghuni surga adalah) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Dengan demikian, mari kita jadikan Idul Fitri tahun ini berbeda dengan Idul Fitri di tahun-tahun sebelumnya karena kita telah memahami akan makna Idul Fitri. Dengan kita maksimalkan bersilaturahim untuk meminta maaf, memberi maaf dan menjadi seorang pemaaf. Jangan biarkan kedengkian dan kebencian merasuk kembali ke jiwa kita yang telah fitri (suci).
Dengan momentum ini pula, saya Muhammad Makmun sebagai mahluk yang banyak dan penuh dengan kesalahan dan dosa, baik yang saya sengaja atau tidak, dengan tulus saya memohon maaf lahir batin atas semua kesalahan dan dosa saya kepada anda semua. Begitu juga sebaliknya, jika ada kesalahan dan dosa anda semua kepada saya, dengan lapang dada saya memaafkan anda. Dengan harapan, semoga kita semua menjadi manusia bersih sebagaimana bayi yang baru dilahirkan dari kandungan yang tak punya salah dan dosa.
من العائدين والفائزين, كل عام وأنتم بخير“”

0 comments:

IPK TINGGI VS ORGANISASI MAHASISWA

Banyak orang menganggap menjadi seorang mahasiswa adalah sesuatu yang membanggakan., karena menjadi mahasiswa bagi sebagian masyarakat berpendapat bahwa mereka adalah orang yang cerdas, berpendiddikan, mempunyai pola pikir yang lebih maju, dan mapan berasal dari lingkungan berada. Namun disisi lain ada pula yang berpendapat mahasiswa yang kuliah di sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN / Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ternama baru bisa dikatakan mahasiswa yang mempunyai kemampuan lebih dan kecerdasannya dapat bersaing setelah lulus mendapat gelar nanti. 

Tapi bagi masyarakat yang berpikir anak mereka harus kuliah meskipun tidak di perguruan tinggi ternama, mereka berpikir sebuah perguruan tinggi ternama bukanlah jaminan bagi anak mereka untuk mendapatkan pekerjaan denagn mudah.Bagi mereka apabila anak mereka memang mempunyai potensi maka mereka akan sukses. Dilihat dari fenomena ini apakah seorang mahasiswa yang mempunyai IPK tinggi atau organisasi mahasiswa, mana yang lebih berguna? Hal ini cukup beralasan mengingat bahwa ada mahasiswa yanglebih mementingkan nialia yang sempurna sehingga di akhir semester mereka mendapatkan IPK tinggi dan memuaskan dan konon itu dapat menguntungkan bagi mahasiswa itu sendiri ketika melamar pekerjaan. 

IPK kadang menjadi momok yamg menyeramkan ketika seorang mahasiswa yang mempunyai tingkat kecerdasan dan kemampuan yang pas-pasan., karena mereka harus mengulang salah satu mata kuliah yang dianggap gagal dalam mendapatkan nilai yang baik/sempurna, ini merupakan salah satu alasan kenapa mahasiswa tidak lulus tepat pada waktu kelulusan yang telah ditentukan.
Akan tetapi bagi mahasiswa yang berpikir bahwa IPK tinggi bukan jaminan sukses didunia kerja, melainkan seorang mahasiswa juga harus bisa berorganisasi sebagai bekal mereka kelak dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Setidaknya mereka pernah mengenal bagaimana cara kerja didalam suatu organisai. Melalui organisasi mahasiswa, mereka dapat berlatih dalam dunia politik, seni, ekonomi dan sosial. mempunyai pengalaman membuat struktur organisasi serta pengalamn memimpin dan dipimpin.
Oraginisasi mahasiswa dibentuk bukan tanpa alasan, organisasi mahasiswa didirikan dalam rangka mengembangkan potensi diri kearah perluasan wawasan, peningkatan cendikiawan dan pengembangan potensi mahasiswa yang mempunyai bakat atau potensi tependam. Hal ini bisa dianggap sebagai pemanasan sebelum mereka terjun langsung ke dunia kerja yang nantinya juga menuntut mereka untuk masuk dalam sebuah organisasi.
Memang dalam hal ini organisasi mahasiswa dianggap tidak mempunyai peranan penting didalam perkuliahan di kelas, tapi disisi lain ini berguna dan melatih mental mereka untuk beropini, berdebat dengan orang lain serta mempunyai pengalaman dalam bergaya bicara yang baik dalam mengahadapi lawan bicara. 

Menurut kenyataan yang ada mahasiswa yang telah terjun dalam dunia organisasi pasti mental mereka lebih berani dan tidak canggung untuk kritis dan mengeluarkan pendapat maju didepan audience,sealin itu sedikit banyak kita berlatih untuk bertanggug jawab moral kepada orang lain, didalam perkuliahan juga sedikit banyak menuntut mahasiswa untuk kritis dalam pelajaran serta berpendapat mengeluarkan argumen-argumen yang ada. 

Kita tidak hanya pasif dalam mendapatkan ilmu pengetahuan tapi kita juga berlatih memecahkan masalah sendiri. Ini merupakan pengalaman yang berharga yang tidak ternilai harganya karena sedikit banyak kita telah terbiasa dan mempunyai mental yang kuat menghadapi kenyataan, tahu cara kerja organisasi hingga manifestasi penyiapan diri untuk menjadi agents of change setelah menyelesaikan studi dan kembali kemasyrakat.
Memang IPK tinggi merupakan syarat mutlak bagi seorang mahasiswa karena seorang mahasiswa bisa dikatakan berhasil dan menguasai bidangnya apabila mereka lulus dengan hasil yang memuaskan selama menyelesaikan studinya bertahun tahun. Namun apakah langsung berpuas diri dengan IPK yang tinggi jika tidak ada bekal pengalaman nyata berorganisasi serta pelatihan mental yang cukup dalam menghadapi kehidupan bermasyrakat. Bagaimanapun juga, kita yang melakukan tugas tersebut sebagai seorang mahasiswa. Apakah kita harus memilih mana yang lebih berguna kelak. Setidaknya kita bisa menyimpulkan sendiri apakah dengan bergabung di organisasi mahasiswa kita dapat melatih mental kita, dan apabila kita memilih IPK tinggi lebih penting sebagai bekal di dunia kerja. Itu semua kembali kepada diri kita dalam mengambil keputusan yang terbaik dalam kehidupan kita.
( oleh: Rosyida Hermawati, Mahasiswi FKIP-PBI UMK)

0 comments:

8 Fakultas Unsri Tolak Pemilu Presma

PALEMBANG - Delapan fakultas di Universitas Sriwijaya (Unsri) yang berkampus di Bukit Besar menolak pelaksanaan Pemilu Raya Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa (Presma) Unsri Palembang kemarin.

Ketua Himpunan Mahasiswa Hukum Palembang Guzan mengatakan, penolakan terhadap pelaksanaan Pemilu Raya Presiden dan Wakil Presiden Unsri yang seharusnya berlangsung Selasa kemarin, akibat ketidakpuasan delapan fakultas yakni, Fakultas Hukum, Ekonomi, Tehnik, FKIP, Fisip, D-3 Ekonomi, Kedokteran, hingga Ilkom yang bermarkas di Kampus Unsri Bukit Besar akibat tidak transparannya proses pemilihan di tubuh Unsri. Dia menjelaskan, pelaksanaan pemilu raya layaknya panggung politik kepentingan bagi mahasiswa yang bermarkas di kampus Unsri Indralaya.

Sementara, mahasiswa yang berkuliah di kampus Bukit Besar hanya dijadikan kantong kantung suara pada pemilihan, tanpa ada keterlibatan baik secara organisatoris di tubuh Presma itu sendiri. "Ini terjadi sejak 10 tahun terakhir dalam struktur organisatoris, mulai dari presiden hingga keanggotaan Presma tidak pernah tercantum mahasiswa yang berkuliah di Unsri Bukit Besar. Semua didominasi mahasiswa yang berkuliah di Indralaya," tegas Guzan.

Dia menambahkan, pelaksanaan pemilu raya yang seharusnya serentak dilakukan kemarin terjadi beberapa kecurangan mulai dari distribusi logistik, surat suara, dan kotak suara tidak berjalan sesuai jadwal. Belum lagi masalah jumlah DPT tetap dan surat suara yang disiagakan KPU Unsri tidak sama dengan jumlah sebenarnya. "Jelas muncul kecurigaan bagi kami. Apalagi pihak KPU sendiri menolak untuk memberikan keterangan kenapa hal ini bisa terjadi," ungkap Guzan yang juga menjabat selaku Ketua Himas Fakultas Hukum ini. 

Terpisah, Ketua Aliansi Bukit Bersatu Kampus Unsri Rio Deno menambahkan, pihaknya yang tergabung dalam delapan fakultas yang berkuliah di Unsri Bukit Besar merasa dianaktirikan oleh pihak kampus.

"Kenapa kepemimpinan Presma hanya berdasarkan teritorial perkuliahan. Kami mahasiswa yang berkuliah di Unsri Bukit Besar ada dan ingin berbuat untuk kemajuan bersama. Tetapi kenapa seolah dikungkung dengan mekanisme pemilihan yang notabene merugikan delapan fakultas ini," imbuh dia. 
Padahal, sambung dia, pada 2008, perwakilan antara mahasiswa yang berkuliah di Bukit Besar dan Indralaya difasilitasi pihak rektorat telah membuat satu kesepakatan, di periode pemilihan tahun ini akan diikutsertakan dengan mengedepankan transparansi.

"Tidak itu saja, bahkan kami dijanjikan dibuatkan sekretariat kementrian di Kampus Bukit, nyatanya sampai saat ini hasilnya masih nol besar," tegas dia. Mahasiswa Fakultas Hukum Pras Nanda Tegar ditemui SI mengaku hingga kemarin belum ada itikad baik dari Presma Unsri yang selama ini diduduki kalangan mahasiswa yang berkuliah di Indralaya untukmembuka pintu demokrasi kemahasiswaan sebagai upaya pendidikan politik organisatoris perkuliahan.

Ditemui seusai mengadakan rapat panitia kecil di Fakultas Hukum Unsri, Ketua Himas Fakultas Hukum Unsri Guzan, mengatasnamakan tim penolakan pelaksanaan pemilu raya presiden dan wakil presiden Unsri delapan fakultas tersebut menyampaikan beberapa kesimpulan. Pertama, menolak pelaksanaan pemilu raya yang masanya berakhir Selasa kemarin, karena banyak ditemukan kecurangan. Kedua, menuntut rektorat mengambil keputusan tanpa keberpihakan untuk mengadakan pemilihan ulang.

Ketiga, jika tuntutan pertama dan kedua tidak diindahkan, maka tim penolakan pelaksanaan pemilu raya presiden dan wakil presiden Unsri akan menciptakan dualisme kepemimpinan di tubuh Presma."Ini tidak main-main dan di atas nama delapan fakultas kita sepakati," kata Guzan.� (Koran SI/Koran SI/mbs) 


Copy Paste Dari : http://kampus.okezone.com/read/2009/12/09/65/283323/8-fakultas-unsri-tolak-pemilu-presma

2 comments: